Hope we will meet again

This slideshow requires JavaScript.

Hari ini adalah aktifitas terakhir di Selatan Thailand.  Setelah semalam beraktifitas hingga sampai jam 10 malam dengan anak murid di Ayata. Ayata ini banyak juga menghasilkan anak didiknya untuk bisa sampai sekolah ke jenjang Magister.  Kemudian,  mereka akan diberdayakan untuk bisa membantu di kemudian hari.  Yang menarik dari pernyataan Cek Wa bahwa sekolah ini mencari dana sendiri dengan memanfaatkan medsos atau undangan makan bersama sehingga masyarakat sekitar juga bisa berperan.  Terutama lagi sebisa mungkin untuk tidak menerima bantuan langsung dari negara Arab agar tidak menjadi manja…
Keren 🙌🙌

Sebenarnya pagi ini ada rencana mau jogging tepi pantai,  tapi apa daya rencana hanya tinggal rencana… Kasur seolah berat untuk ditinggalkan 😜😜😜

Setelah berkemas,  perjalanan dilanjutkan untuk sarapan.  Tetapi sebelumnya singah sebentar di taman pantai sebentar dan kemudian sarapan nasi sayur..  Seperti nasi ampera tetapi yang menarik disini adalah adanya menu seperti pindang ikan.  Mencicipi kuah rasanya lebih masam dari pindang.  Setelah sarapan kita menuju pasar. Pasar perbatasan tempat makan semalam.  Pasar 16 ilir :mrgreen::mrgreen::mrgreen:

Pasar nya tidak terlalu besar sebenarnya.  Banyak yang jual buah,  sayuran,  makan impor dari Malaysia dan lain lain.  Disini,  diberikan waktu sejam untuk belanja.  Agak binggung sebenarnya belanja disini karena barangnya kayak di Indonesia juga tapi ada barang product Thailand seperti tea hijau,  Bumbu Tom Yam,  dan terutama Jersey yang mendapat sudah pesanan list yang harus dibeli.
Tetapi 1 jam dijanjikan lebih juga..  😂
Untuk ke Bangkok sekitar 1800 an km lagi jadi memang jauh atau sekitar 20 jam an.  Sehingga untuk barang khas Thailand tak terlalu ada.
Belanja disini juga bisa pakai transaksi ringit,  baik uang bayar atau kembalian.

Setelah itu,  melihat pembangunan asrama putra Ayata yang masih belum rampung namun Insha Allah akan dikejar tahun ini..  Aamiin.

Perjalanan dilanjutkan ke tadika atau TPA yang pendirinya sudah meninggal ditembak sekitar kurang lebih 15 tahun sehingga sekarang diurus oleh istri almarhum dan kakaknya.

Setelah pemberian bantuan dan beraktifitas sebentar kami bergerak lagi menuju rumah tuan rumah.  Dan ternyata disana sudah disediakan pulut mangga.  Huahaaa…  Ini sebenarnya yang ditunggu tunggu..  Ternyata terdiri dari pulut dan mangga atau biasa juga pulut durian.  Rasa pulut ampir sama aja… Rasa mangga yang memang enak disini.

Perjalanan dilanjutkan ke Malaysia…  Bye bye Thailand Selatan..  Hope we can meet again…..
Semoga bisa menjadi lebih baik. Semoga diberikan kemudahan untuk anak yatim sana dalam mencapai cita-cita..  Aamiin

Jalur pulang yang diambil tidak sama dengan jalur pergi karena ada pertemuan di yayasan Tabung Amanah Tuk Kenali.

Imigrasi Rantau Panjang. Antrian imigrasi manual..  Turun dari mobil antri lagi satu persatu dan kemudian turun lagi untuk masuk malaysia.  Setelah urusan imigrasi selesai,  salat zuhur dan Ashar di Mesjid Beijing. Sudah habis swadikap… Buka tingkap tutup tingkap nya 😁😁

Assalamualaikum Beijing….
Mesjidnya mirip arsitektur bangunan kelenteng..
Beijing masih masuk salah satu bouquet list destinasi travel 😍

Pertemuan berikut nya dengan Tabung Amanah Tok Kenali Di Kelantan.

Selesai kayaknya aktifitas hari ini,  setelah makan sate dan menghantar bro Sidiq ke bus station
Bye-bye bro,  nice to meet you.

Malam ini kita berencana menginap di rumah sis Malina yang baik hati 💟💟💟
So,  perjalanan dilanjutkan dengan explore Kelantan.
Ok,  we will see…  Kemana encik Malina akan bawa explore
😄😄😄

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s