Cemas

akhir-akhir ini banyak kata cemas yang tidak sempat dilisankan oleh lidah namun dirasakan oleh hati….

tapi setidaknya masih merasakan cemas. Bukankah itu lebih baik daripada tidak merasakan cemas, kawan..??

             cemas akan hilang setidaknya tanda pernah memiliki,

cemas akan gagal setidaknya ada harapan disana,

cemas akan pergi setidaknya tanda kita pernah bersama,

cemas akan terluka setidaknya ada rasa peduli disana….

inginkah kita,  jika cemas itu benar-benar tidak ada pada diri kita

tidak kah, tidak adanya rasa cemas itulah yang bisa jadi  kecemasan sesungguhnya ? Namun…..

              jika memang harus hilang…

jika memang akan gagal…

jika memang harus pergi…

jika memang akan terluka…, maka, ingat saja ..:

22. “Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa  dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

23. (Kami jelaskan yang demikian itu) agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu tidak terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri (Q.S : al Hadid 22-23)

*sambil tetap berdoa semoga memperoleh dan diberi yang terbaik  seperti apa “yang dicemaskan”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s