Mnemonic …

Kuliah penyegaran (segar ?? yakin segar -_-) hari ini mata kuliahnya Strategi Mengingat.., sebenarnya seh ini udah kuliah kedua tapi kali ini agak2 berkesan…

Masuk agak telat dikit, tiba2 bangku udah disusun menjadi 4 kelompok…. pas empat 4 dan aku jadi sisa berlebih, akhirnya di kelompok belakang menemani uni yang ditemani 3 lelaki =)

tugas kami adalah menandai P untuk kata yg menyenangkan dan UP yg tidak menyenangkan sebanyak 25 soal, masing2 kelompok diberi instruksi yg berbeda.., 2 kelompok pertama malahan dikasih tau ntar ada memory tes  di luar ruangan… hmm, dan kupikir tugas udah selesai namun ternyta disuruh lagi pada kertas lain untuk menuliskan 25 kata yang sudah diucapkan ibu tadi n hasilnya sebanyak 19 kata yang berhasil ku ingat (sesuatu…,biasanya gak sebanyak ini ) n itu merupakan skor tertinggi disusul 15 kata..

Hmmm, kenapa bisa ingat ? karena memang waktu mengingatnya aku mengakaitakan dengan rasa P dan UP tadi,yang dikaitkan dengan pengalaman2 pribadi n ternyata hasilnya dahsyat,.,

ternyata memang belajar atau mengingat itu harus dengan cara memberikan makna…,semakin sesuatu diberi makna maka sesuatu itu akan menjadi gampang diingat bahkan kekuatan ingatannya mengalahkan sesuatu yang kita persiapkan atau sudah kita beri intensi atau niat sebelumnya,,,,

jadi bertanya kepada diri sendiri, apakah ini yaa penyebab orang menjadi galau,, susah melupakan karena sudah memaknai setiap kata, kesempatan, perilaku, hahaaha…*pertanyaan THH..

hmmm,, tapi kalo dipikir2 iya donk..,, jadi inget kata seseorang dulu : ” kalau laah mudah orang melupakan maka mungkin tidak ada sakit hati di dunia ini ” (kata2 yg berkesan dari org yg tdk berkesan, masih teringat walaupun udah dari kls 1 SMA)….

apalagi aku yang belajar lebih menggunakan imagery dibandingkan asosiasi,, pantesan ya kalo kupikir sekarang, aku bisa suka lagu itu karena liriknya bukan karena musik apalagi tampang vokalisnya :p .., so harusnya belajar juga bisa membuat makna dari apa yang dibaca….

berarti makna bagiku merupakan hal yang penting untuk memberikan ingatan yang kuat.., maka seharusnya ku maknai hal-hal yang penting saja dan abaikan hal-hal yang gak penting karena akan mempengaruhi kapasitas ingatan sehingga tidak menjadi mubazir ,,,

*Hmmm…kira-kira kumaknai dengan apa yaa kata2 tersebut ^_^

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s