(Darwis) Tere Liye.. My New “Idol” (again..)

mengenal nama dia pertama x dari novel yang dipinjamkan oleh seorang junior yang baik hati :p “Daun yang Jatuh tidak pernah membenci angin”

tertarik diawal memang jujur karena judulnya.., judulnya yg kunilai sangat bermakna…dan berfikir kok bisa dia membuat kalimat tersebut =)

walaupun untuk isi novel ini, menurutkku tidak begitu memiliki ending yg bagus, endingnya sedikit membuat berfikir ulang ttg makna keikhlasan…walaupun untuk latar belakang, proses, setting pada novel ini bisa diacungin jempol.

Novel kedua yang kukenal adalah PUKAT, serial anak2 mamak, masih pinjaman dari junior yg baik hati :p.., mulai dari novel ini lah terkesan dengan tere liye.., dia sangat bisa memahami dan mendalami dunia anak-anak.., setting tempat, yang dulu kupikir itu didaerah2 lampung atau bengkulu e ternyata ketika dibuat Film Seriesnya di Settingnya di SumBar..,agak-agak takjub. cerita pada novel ini memang sangat menarik dunia anak-anak. Kenakalan dan kepolosan anak, sangat berguna bagi siapa yang tertarik akan dunia anak..Hmmm, dan ternyata buku ini juga series anak mamak ada 3 lagi yaitu Eliana, Burhan, dan Amel.

Novel ketiga yang kubaca adalah Rembulan Tenggelam di Wajahmu, dipinjam dari junior yang tidak terdefinisikan ;p.., novel ini bercerita ttg masa lalu kalo di bahasa indonesia dikenal dengan memiliki alur yang mundur..,bagaimana seorang pengusaha kaya yang lagi terdampar di rumah sakit bisa memiliki banyak harta padahal dia dulu hanyalah seorang anak panti asuhan yang sangat nakal,hmmm…,ada nyangkut2nya juga ke anak-anak.

Novel keempat yang kubaca adalah Ayahku bukan seorang pembohong, masih dipinjamkan oleh seorang junior yang baik hati :p dimana dengan kondisi buku masih baru, baru dia beli bersama kakaknya, bahkan dia sendiri masih belum membacanya namun sudah mau meminjamkannya (apa mungkin karena paksaan atau wajah memelasku yaa??)..,bercerita seorang anak yang kesal dengan ayahnya yang sering bercerita tentang kisah-kisah yang dianggap anak tersebut tidakmasuk akal, walaupun pada saat dia masih kecil dia sangat menyukai cerita2 ayahnya tsb. Setelah dia mempunyai anak sendiri, dia malah melarang anaknya untuk mendengar cerita dari kakeknya..Hmmm…,dan apa yang terjadi ketika ayahnya meninggal dia tau bahwa apa yang diceritakan oleh ayahnya itu benar semua…

penilaianku terhadap novel ini seh memang agak-agak tidak masuk akal, tapi setidaknya banyak pelajaran lain yang bisa dipetik minimal biasakan bercerita dengan anak, karena dg begitu terbangun imajinasinya bukannkah imagination is powerfull than knowledge =)

Novel kelima yang kubaca adalah Bidadari-Bidadari Surga, agak unik membaca novel ini karena dipinjamkan oleh junior yang sangat berjasa ;p.., merupakan hasil print an dari softcopy novelnya dan lebih uniknya lagi kertasnya adalah sisa dari perjuangan skripsi yang salah2.., tanpa dijilid.., hanya diikat dg besi kertas (lupa namanya)

Novel ini sangat menarik bercerita tentang keluarga yang sangat harmonis ibu yang memiliki 4 orang anak.., anak tunggal yang dlm novel itu digambarkan ada “kelainan” (apakah kelainan itu?? kalo dalam pikiran ku seh Down Syndrome, hehe). Namun, kakak yang tertua ini sangat berjasa dan sayang kepada adik-adikny sehingga mengantarkan adiknya meraih kesuksesan di bdg masing-masing. Alur cerita ini maju mundur..,Gambaran keluarga yang sangat harmonis bahkan dengan ipar-ipar, keponakan dan sepupu *bikin iri…,bercita-cita memiliki keluarga harmonis seperti itu =)

Novel yang keenam yang kubaca adalah Kau, Aku, dan sepucuk angpao merah.. untuk kali ini novelnya¬† gak dipinjam, beli pake keringat sendiri..*gaya…walaupun awalnya sudah mau bayar ke kasir novel Eliana tapi secara tidak sengaja melihat novel ini n kebetulan waktu itu mau dekat2 sin cia jadi berfikir walaupun taun ini gak dapat angpao setidaknya telah membeli novel ini sebagai angpao..*ntah darimana nyambungnya.

Novel ini berkisah tentang cinta yang sederhana namun menjadi sangat luar biasa dimulai dari berbeda latar belakang budaya, beda profesi dan endingnya tanpa disangka bukan karena perbedaan itu yang membuat kisah borno dan mei susah bersatu tapi malahan karena pengalaman masa lalu. buku yang mengajarkan kesederhanaan dg tema bahwa untuk menjadi bahagia itu mudah tergantung cara kita menikmatinya seperti borno yg mengajarkan mei mengemudikan sepit di sungai kapuas. latar belakang sungai kapuas yang walaupun belum pernah kesana tetapi seakan-akan sudah berada disana ditambah nasehat-nasehat pak tua tentang kehidupan dan cinta.. “cinta adalah perbuatan, kau selalu bisa memberi tanpa sedikit pun rasa cinta, ttp kau tidak akan pernah bisa mencintai tanpa selalu memberi” –> jawaban kuis, hehe

Novel ketujuh yang kubaca adalah Hafalan Salat Delisa, novel yang berbentuk softcopy, cara baru menikmati novel,softcopynya dikasih juga oleh juniorku yang sangat berjasa. Sebenarnya sudah mengetahui novel ini sudah lama, karena memang berkaitan dengan peristiwa tsunami Aceh. Namun, memang mau mencari setelah film dengan judul yang sama ditayangkan, gak sempt nonton filmnya karena pulang kampung, cari2 novelnya..=)

Iya, cerita novel ini memang tentang anak yang selamat dari peristiwa tsunami, sementara ibu, ke 3 kakak perempuannya meninggal. Belajar menghapal bacaan salat dengan hadiah adalah kalung dengan liontin D. Endingnya agak-agak gaib..,walaupun memang mungkin bisa juga terjadi seh ….

Novel kedelapan yang kubaca adalah Moga Bunda disayang Allah, masih berupa softcopy yang juga diperoleh dari junior yang sangat berjasa… bahkan softcopy film Black , Amithabachan juga dikasih walau belum sempat kutonton..

membaca novel ini memang jadi inget novel (novel atau biografi itu yaa) Hellen Keller, kebetulan memang pernah membacanya namun memiliki tokoh yang berbeda dan cerita tokoh utama yang berbeda, sangat menarik untuk memahami dunia anak yang berkebutuhan khusus. smoga bsok2 ditambah lagi novel yang bergenre serupa dengan cerita berbeda,=)

Novel kesembilan yang kubaca adalah Sunset Bersama Rosie, hmmm,awalnya tidak berniat membelinya..namun ketika menemani junior yang kata orang kesayangan =p ke toko buku untuk membeli novel Special dia namun ternyata tidak ada, e malah aku yang tergoda membeli novel ini..,ragu..,dibawa salat dulu di mushalla mall sambil searching internet, memutuskan beli dengan sebagian meminjam uang,,hehee

Novel yang sangat menarik, kisah cinta yang menurutku 1 diantara 1000,, berfikir apakah masih ada sahabat seperti Karang saat inii,,yang sangat besar cintanya kepada Rossie.. bahkan kepada anak-anak Rosie anda Nathan, Anggrek, Jasmine, Sakura, dan Lili.. mengingatkan akan film Kuch-Kuch Hotai bahwa cinta adalah persahabatan walaupun sebenarnya tidak suka endingnya masak Karang gak jadi nikah,,fiiuuh kurasa terlalu banyak pengorbanannya..

pengen beli Eliana dan Burhan.., tapi gak jadi-jadi T.T

*Caraku menikmati novel , bagaimana caramu..???  setidaknya karena memang novelnya bagus, melibatkan emosi ketika membacanya jadi masih tersimpan di Long Term Memory

2 thoughts on “(Darwis) Tere Liye.. My New “Idol” (again..)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s